Prudential Bener Bener Bikin Sial
Hati-hati dan waspada terhadap Asuransi Prudential anda bisa rugi jutaan rupiah bahkan pulahan juta. Jangan sampai anda terjebak dengan cerita-cerita bohong yang dikemas dengan rapi tanpa kendali. Kenapa saya katakan tanpa kendali? Karena penjelasan agent dilapangan berbeda dengan peraturan yang ada dipusat, dia hanya bercerita tentang segudang manfaat asuransi seolah-olah tanpa resiko hanya manfaat dan keuntungan asuransi.
Saya adalah salah satu korban dari puluhan korban yang telah dirugikan. Ini adalah penyesalan yang luar biasa seumur hidup saya. Selama dua tahun saya menjadi nasabah Asuransi Prudential dan saya telah membayar premi, setiap bulan sesuai aturan (tanpa terlambat). Total uang yang telah saya setorkan hampir Rp 30 juta. Karena faktor keuangan tak memungkinkan lagi lalu saya berhenti/mundur. Apa yang terjadi, uang saya tidak dikembalikan sama sekali oleh Prudential. Padahal penjelasan agent sebelum saya masuk Prudential, kalau mundur minimal setelah dua tahun uang dapat dikembailkan tapi ada potongan administrasi. Ternyata semua itu bohong, setelah saya berhenti tanpa ada hati nurani uang saya tidak dikembalikan. Ada beberapa point yang menjadi pegangan saya:
1. Apa yang dijanjikan semua tidak benar
2. Saya telah membayar premi sesuai aturan
3. Belum pernah menggunakan hak saya sebagai nasabah Prudential
4. Selama dua tahun menjadi nasabah prudential, tidak pernah dijelaskan tentang resiko dan kerugian, hanya bercerita tentang manfaat dan keuntungan semata seolah-olah tanpa resiko
Demi Tuhan saya tidak akan pernah rela diperlakukan dan dirugikan seperti itu.
Saya akui saya bukan seorang pemberani, tapi saya juga bukan lelaki pengecut.
Dimata saya Prudential bukan hanya telah berbohong tapi dia adalah penipu alias mafia. HATI-HATI JANGAN SAMPAI ANDA JADI KORBAN BERIKUTNYA
Ini adalah fakta yang saya alami, semoga suatu saat saya menemukan suatu keadilan.
Ditulis oleh AFRIZAL
Jawaban Untuk Selebaran Hati-hati Penipuan Asuransi Prudential dari pakarasuransi.
Keresahan dan viralnya selebaran tersebut menandakan bahwa masyarakat umum masih banyak yang belum paham akan asuransi unit link, dimana setoran premi kita dibagi menjadi 2 alokasi. Satu untuk alokasi proteksi (asuransi) dan satu lagi untuk alokasi investasi. Dimana perbandingan besaran alokasi proteksi dan investasi SEHARUSNYA DIDISKUSIKAN antara agen dan nasabah (jadi agen juga punya peranan dalam hal ini).
Sebagai gambaran, jika nasabah setor premi Rp. 1,000,000,- per bulan, maka per tahun menjadi Rp. 12 juta. Nah, 12 juta ini bisa saja di bagi 2, misalnya:
8 juta untuk asuransi dan 4 juta untuk investasi, bisa juga
7 juta untuk asuransi dan 5 juta untuk investasi, atau
6 juta untuk asuransi dan 6 juta untuk investasi, dst.
Dan dari tahun pertama hingga tahun kelima, akan ada biaya akuisisi untuk alokasi asuransinya sebesar 100% tahun pertama, 60% tahun kedua, 15% tahun ketiga s.d tahun kelima, tahun keenam sudah 0%. Sedangkan biaya asuransi itu berlaku seumur hidup selama kita menjadi nasabah. Jadi sangat wajar bahwa nilai tunai nasabah sebelum 5 tahun usia polis akan sangat kecil karena adanya pembiayaan biaya akuisisi.
Dan berikut adalah respon positif dari salah satu agen profesional Prudential yang bernama Angel Anthony, yang langsung menelepon dan mendatangi nasabah tersebut – Afrizal. Berikut ini adalah kutipan informasi mengenai kondisi polis Afrizal:
Bapak Afrizal membuka 2 polis Prudential . Beliau kaget saat mengetahui Nilai tunai di polisnya yang sangat kecil, karena merasa sudah menabung 400 rb dan 700 rb per bln slama 2 thn. Ternyata nasabah lupa penjelasan agen ttg biaya akuisisi yg dipotong dari nilai tunainya di 2 tahun pertama masih cukup besar. Juga Beliau lupa, ada potongan biaya2 asuransi untuk manfaat2 Asuransi yang Beliau ambil. Karena kaget dan kecewa beliau mengirim selebaran kpd teman2nya.
Tanpa beliau ketahui, selebaran tsb diupload oleh seseorang ke FB. Setelah didatangi oleh Ibu Angle dan dijelaskan, nasabah meminta ibu Angel unt memulihkan 2 polis yang sudah lapse tsb, dan membuka 2 polis baru. Beliau juga meminta maaf dan sangat takut jika harus berurusan dg Hukum krn pencemaran nama baik. Beliau sendiri ( org Karawang yg gaptek dan tdk tahu FB ). Tetapi kmaren melalui grup Chat kami minta ibu Angel agar Bapak Afrizal disuruh menulis selebaran kembali permohonan maaf dan kita share di FB juga.
Selebaran Permintaan Maaf dari Pak Afrizal
Selang beberapa lama dari kasus selebaran yang sempat menjadi viral dan Pak Afrizal yang sudah mendapatkan penjelasan mengenai asuransi unit link Prudential, akhirnya beliau merasa berkewajiban untuk membuat selebaran sebagai bentuk permintaan maaf kepada Prudential dan semua pihak yang terkait, baik itu nasabah, agen, dan perusahaan asuransi Prudential.
Kesimpulan dari Selebaran Hati-hati Penipuan Asuransi Prudential Pak Afrizal
Pada dasarnya, apapun asuransi yang Anda ambil, itu adalah hal yang baik. Semua perusahaan asuransi itu taat hukum. Jika ada masalah, bisa dibawa ke ranah hukum jika terbukti ada unsur penipuan di dalamnya. Karena perjanjian antara perusahaan asuransi dan nasabah adalah perjanjian tertulis dan bermeterai, dimana ketentuan dan pasal sudah tercantum di dalamnya.
Mengenai kasus ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Agen sebagai penyampai informasi hendaknya menyampaikan informasi setuntasnya. Jangan ada yang ditutupi. Sebagai nasabah, berikan semua informasi yang diperlukan sejujurnya. Bagi perusahaan asuransi melalui kantor pemasaran agency, adalah kewajiban untuk mendidik para agennya dengan pelatihan yang maksimal sehingga bisa memberikan informasi secara akurat.

No comments:
Post a Comment