TINGGALKAN SISTEM KAPITALIS IKUT PAYTREN
Alhamdulillah...dengan ikut menggunakan PayTren kita sudah mulai meninggalkan sistem kapitalisasi ekonomi.
Dimana hanya pemodal besar dan asing yang menikmati keuntungannya.
Masih ingat kan kasus "Recehan" salah satu gerai minimarket waralaba dengan Iebih 14.000 jaringannya di Indonesia.
Ya, memang recehan 100 atau 200 namun jadi berapa jumlahnya jika yang bertransaksi puluhan juta masyarakat.
padahal keuntungan utama dari retail waralaba ini sudah demikian besar, masih ditambah total recehan tadi. lni yang disebut sistem kapitalisasi ekonomi.
Sadar atau tidak rakyat terus menerus jadi lumbung keuntungan.
Alhamdulillah...dengan ikut menggunakan PayTren, sistem tersebut mulai tergerogoti.
Karena PayTren dibangun atas dasar kekuatan
kebersamaan. Tidak ada sekat antara pemilik modal besar atau kecil.
Semua bisa menggunakan fasilitas dan hak yang sama di PayTren.
Bahkan roda perekomomian kembali berada di tangan masyarakat bukan monopoli pemodal tertentu. Perekonomian kembali merata ke seluruh lapisan masyarakat. Tanpa terkecuali.
Karena keuntungan dari tiap transaksi di dalamnya, dikembalikan lagi kepada masyarakat.
Alhamdulillah...dengan ikut menggunakan PayTren, kesejahteraan masyarakat mulai
bangkit.
Perlahan tapi pasti, misi besar PayTren adalah membeli kembali aset-aset berharga milik bangsa yang sudah dikuasai asing dan aseng.
Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa asing dan asenglah yang menguasai segala kekayaan milik negeri tercinta ini.
Mungkin secara nilai bisnis masih ada perusahaan Iain yang jauh Iebih menjanjikan dari PayTren.
Namun bertahun-tahun belum pernah saya menemukan perusahaan asli Indonesia dengan visi misi yang mulia seperti PayTren.
Jadi, masihkah kita acuh tak acuh dan tak peduli untuk Indonesia ke depan yang Iebih
baik. Bisa direnungkan....
Jadilah bagian dari perjalanan PayTren.... PayTren untuk semua...
FAST RESPON
WhatsApp di :
085241557212
Inbox messenger :
m.me/paytrendingsmart

No comments:
Post a Comment