Bagaiman Negera Maju Menghargai Scientist



“Bagaimana Negera Maju Menghargai Scientist (Peneliti Profesional)”

Highly Skilled Migrants (HSM), status (Resident Permit) yang diberikan oleh pemerintah Belanda untuk orang orang spesial yang diharapkan datang untuk terus megembangkan, serta mempertahankan negara ini agar tetap berada pada level kompetensi tertinggi. Salah satu benefit dari status ini adalah nilai pajak penghasilan yang lebih kecil, bahkan lebih kecil dari pajak penghasilan yang dikenakan untuk seorang warga negara Belanda sekalipun. Alhasil,dengan nilai pajak yang lebih kecil, maka tentu netto income yang diperoleh akan lebih besar. Tentu saja ini adalah startegi pemerintah Belanda untuk memikat talenta talenta berbakat dari berbagai penjuru dunia untuk tertarik datang berkarir di negara ini.

Di negara berperadaban maju seperti Belanda, Scientist/Peneliti Profesional dianggap sebagai kaum eksklusif yang sangat penting peranannya dalam memajukan dan meningkatkan daya saing bangsa. Tidak sedikit dari mereka yang ikut berkontribusi langsung menggerakan perekonomian melalui inovasi karya karya yang dihasilkan. Karena kontribusinya yang bermanfaat luas, eksistensi kaum scientist sangat dihormati dan merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat. Hal ini membuat kaum scientist mendapat penghargaan lebih, baik itu perlakuan di mayarakat maupun penghargaan yang diberikan oleh pemerintah maupun instansi terkait.

Salah satu bentuk penghargaan itu, scientist dihargai pendapatan lebih baik dari rata rata pendapatan masyarakat di negara maju ini. Sebut saja salah satu contoh: posisi Scientist yang didanai oleh Philips (perusahaan elektronik asal Belanda yang mendunia). Seorang Scientist di tempat ini diberi penghargaan gaji berkisar antara €62.115 sampai €140.000 per tahun, dengan rata rata €105.529 (EURO) per tahunnya [1].

Tentu saja standar penghasilan ini tidak bisa dikatakan sangat tinggi jika dibadingkan dengan penghasilan kaum elit professional lainya. Namun dengan standar ini, kaum peneliti tidak lagi harus memutar otak memikirkan penghasilan tambahan untuk menutupi kebutuhan keluarga, termasuk pendanaan sekolah dan persiapan masa depan anak anak. Terlebih lagi adanya dukungan jaminan sosial dan jaminan masa tua yang sangat baik dari pemerintah maupun perusahaan/institusi tempat mereka berkarya. Dengan demikian, para peneliti bisa fokus mencurahkan tenaga dan pikiran untuk menghasilkan karya karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Satu hal yang juga tidak kalah menarik adalah peluang mendapatkan royalti dari produk atau patent yang dihasilkan. Tergantung dari kontribusi dan seberapa besar manfaat dari patent yang dihasilkan, royalti ini kadang jumlahnya justru bisa berlipat ganda lebih besar dari penghasilan utama. Tidak sedikit orang orang beruntung yang mendapatkan royalti besar hingga akhirnya memiliki hak atas kepemilikan suatu perusahaan/institusi.



Lebih dari itu, dalam konteks spesifik pada pengalaman saya, penghargaan itu memang sangat terasa. Kami sangat puas dengan pelayanan spesial yang diberikan untuk proses penjajakan dan perpindahan kami sekeluarga dari Amerika ke Belanda. Semua dilakukan secara profesional, mulai dari proses pengepakan dan pengiriman barang oleh perusahaan relasi di Houston, pengurusan Visa, pencarian rumah, konsultan untuk membantu proses pencarian sekolah untuk anak, hingga konsultan yang diutus khusus untuk menjadi penasehat pajak pribadi selama 8 tahun pertama domisili kami di sini. Lebih dari itu, perusahaan juga langsung memberikan kontrak kerja dengan durasi tak terbatas (seumur hidup) tentunya sesuai dengan minat dan interest saya seiring berjalannya waktu. Inilah cara negera maju menjaga dan menghargai scientist, bahkan kepada imigran sekalipun.

Scientist adalah profesi mulia, yakni perpaduan antara pengabdian pada ilmu pengetahuan dan peran aktif dalam mengembangkan teknologi untuk kehidupan yang lebih baik. Sepatutnya “Generasi Muda Indonesia“ mulai serius mempertimbangkan profesi ini, demi kemajuan dan masa depan bangsa yang lebih baik. Dan sepatutnya Pemerintah Indonesia harus mulai serius memikirkan nasib kaum scientist (peneliti) agar mereka bisa fokus menghasilkan karya karya yang berguna untuk kemajuan bangsa.

M. Fal Sadikin
Scientist (Security Expert), Internet of Things Systems
Philips, the Netherlands

Sumber:
[1 ] Glassdoor, Philips Senior Scientist Salaries in Netherlands.
https://www.glassdoor.com/Salary/Philips-Senior-Scientist-Netherlands-Salaries-EJI_IE3496.0,7_KO8,24_IL.25,36_IN178.htm

No comments:

Quote of the day: