Jadi patung logam di tengah kota itu bukan karya anda?



Jadi patung logam di tengah kota itu bukan karya anda?

Aku tidak bisa menyembunyikan kagetku. Pria di depanku yang akrab kami panggil Pak Ono itu membenarkannya. Jadi menurut beliau ceritanya kira-kira begini;
Awalnya walikota kami ingin membuat semacam galeri terbuka di tengah kota. Salah satu caranya dengan menampilkan beberapa karya Pak Ono. Seniman patung ini terkenal dengan karya besi tuanya yang konon sudah tersebar hingga di 25 negara. Dari ide walikota inilah akhirnya disarankan kepada Pak Ono untuk membicarakan teknisnya dengan Kepala Dinas Pertamanan. Lewat Kepala Dinas itu Pak Ono menyodorkan ide tentang di titik mana saja dua patung yang akan dibuatnya bisa dipasang, sekaligus tentang tema patungnya nanti.

"Saya mengusulkan tema kisah pewayangan yang akan kita angkat nanti," kata Pak Ono. Singkatnya usul Pak Ono disetujui oleh Kepala Dinas, dan Pak Ono pun telah diminta untuk menyodorkan harga.
* Harga yang diajukan Pak Ono menurutku terbilang cukup murah untuk patung sedahsyat karya beliau.
Berapa lama berselang, Pak Ono menanti kabar dari Pemkot kapan dia bisa memulai pengerjaannya. Belum juga ada kabar hingga suatu saat beliau mendapati beberapa patung besi telah berdiri, dengan bentuk, tema, dan tempat yang sama dengan usulan beliau tempo hari, tapi entah itu buatan siapa.
Kenapa hal itu bisa terjadi, Pak Ono sendiri pun tidak mampu menjelaskannya. Apakah Pemkot melimpahkan proyek tersebut kepada seniman lain yang berani pasang harga lebih murah? Entahlah. Yang jelas, secara kualitas estetik dan artistik, karya itu menurutku masih kalah jauh dibandingkan dengan sentuhan tangan Pak Ono.

Sebaiknya pemerintah sadar, bahwa pilihan mereka atas kualitas seniman (yang berarti juga kualitas karya seninya) yang mereka biayai untuk menghiasi ruang publik akan mencerminkan selera dan cita rasa masyarakat kota tersebut atas sebuah karya seni. Sebaiknya jangan korbankan selera itu atas nama lelang proyek (jika memang itulah penyebabnya). Gak ada ceritanya berani lebih murah lantas kualitasnya bisa setara. Ini karya seni fine art, jangan samakan dengan bikin suvenir.
Pak Ono adalah salah satu seniman skala internasional yang dimiliki kota ini. Biarkan masyarakat bangga memiliki beliau dan menjadikan beberapa karyanya sebagai ikon kebanggaan kota.

No comments:

Quote of the day: