Lomba 17 Agustus ini Sungguh Tidak Layak Dilakukan

Lomba 17 Agustus ini Sungguh Tidak Layak Dilakukan

Tanggal 17 Agustus 1945 indonesia merdeka dan pada tahun 2016 ini sudah 71 satu tahun indonesia merdeka. Namun kita masih saja merasa bahwa kita belum sepenuhnya merdeka. Sebenarnya masih banyak penjajahan yang sifatnya tidak terlihat misalnya seperti perbudakan buruh, eksploitasi anak, eksploitasi kekayaan alam untuk di jual ke asing , perusahaan perusahaan asing yang bercokol di indonesia namun mengeruk hasil bumi indonesia. Bahkan sampai pekerja cina yang didatangkan ke indonesia dan justru orang indonesia sendiri yang tidak bekerja alias NGANGGUR. Banyak feteran atau pejuang kemerdekaan yang masih hidup namun tidak ada penghargaannya sama sekali. ada pejuang yang hidup sebatang kara di sebuah gubuk, Ada pejuang yang duduk dan meminta belaskasihan alias sekarang jadi pengemis, sungguh sangat miris bangsa ini tidak bisa menghargai jasa para pahlawannya. Tidak hanya dengan Upacara bendera setiap tanggal 17 agustus namun mungkin dengan mengharumkan nama bangsa seperti mengikuti olimpiade RIO, atau paling tidak menjadi pelajar berprestasi, bukan malah sebaliknya tawuran , pacaran, bahkan pergaulan bebas sampai penyalah gunaan obat. Jika kita melihat lomba 17 agustus, kita sudah terbiasa dengan lomba lomba yang rutin diadakan misalnya:



lomba panjat pinang
lomba makan kerupuk
lomba memasukkan pensil dalam botol
lomba lari kelereng
lomba tarik tambang
lomba balap karung
lomba balap bakiak
lomba balap egrang
lomba menggambar 17ags
lomba pidato
lomba baca puisi
lomba gebuk guling

beberapa diatas sudah dibilang umum lah dimata masyarakat. namun lomba yang satu ini sungguh tidak layak dan tidak pantas ditonton oleh anak anak, yaitu lomba makan pisang oleh perempuan namun pisanngnya di taruh di dekat burung laki2.


sungguh sangat tidak mendidik,karena bisa jadi laki laki yang memegang pisang tersebut membayangkan yang tidak tidak, membayangkan adegan mesum , adegan ranjang, dan itu bisa meracuni otak anak anak yang masih polos dan lugu.

semoga tidak ada lagi jenis jenis lomba yang tidak mendidik seperti ini. Jika Anda suka atau merasa artikel ini bermanfaat,tolong SHARE melalui tombol Social Media (Facebook, Twitter, Google+ atau Linkedin) yang kami sediakan. Anda juga bisa memberikan komentar atau pertanyaan Anda tentang isi artikel  di bagian komentar berikut ini. Saya selalu menyempatkan membaca setiap komentar dan  menjawab pertanyaan yang masuk. Kedua hal tersebut, akan membantu saya tahu topik apa yang menarik bagi Anda sehingga saya bisa membuat artikel sejenis lebih banyak lagi. Terimakasih.

No comments:

Quote of the day: