Kebanyakan Nonton Sinetron Anak Jalanan Anak SMP ini Jadi Artis
Lihatlah foto diatas anak masih bau kencur masih seragam biru, masih smp sudah tau pacaran, saling berciuman dan berpelukan. Sungguh ironi sekali pertumbuhan pikirannya. Sudah keracunan sinetron TV anak jalanan. Mereka yang notabene masih sekolah dan duduk di bangku smp , sekolah menengah pertama, sudah tau berpelukan? dari mana lagi kalau tidak dari TV.
TV memang membawa dampak negatif apalagi sinetron yang ditayangkan sangat tidak mendidik. Lebih banyak menayangkan aksi Kekerasan,Perkelahian, Pacaran dan Sangat sedikit pesan moralnya.
Kebanyakan Sinetron TV hanya mengejar raiting saja. Mengejar agar orang mau nonton, akhirnya menghalalkan segala cara, padahal kalau anda cerdas , lihat saja durasi sinetron dengan jumlah iklan atau durasi iklannya. Jika durasi sinetronnya 1 jam sedang iklannya bisa sama yaitu 1 jam juga dalam arti anda menonton sinetron selama 2 jam maka anda bisa menghitung sebagai berikut:
2 jam = 120 menit
iklan tayang = 60 menit
60 / 4 = 15 menit berarti Setiap 15 menit anda menonton sinetron anda juga akan menonton iklan selama 15 menit. jadi logikanya seperti ini.
15 menit sinetron + 15 menit iklan + 15 menit sinetron + 15 menit iklan +
15 menit sinetron + 15 menit iklan + 15 menit sinetron + 15 menit iklan
Total = 60 menit sinetron dan 60 menit iklan
Secara hitungan matematis saja tentunya anda tahu disini terdapat permainan, permainan agar penonton juga menonton iklannya , karena dari mana lagi TV dapat pemasukkan kalo tidak dari iklan.
Apalagi sekarang marak sinetron tv yang di dalam sinetronnya sendiri ada iklannya. Pernah lihat sinetron yang adegannya Si boy lagi di pinggir jalan trus ketemu sama reva lalu ada baleho , sedangkan arah kamera terus jauh dengan iklan di Baleho yang seolah-olah ditampakkan? kalo anda melihat itu berarti anda sedang mengalami braind wash atau pencucian otak dengan iklan.
Ok, sekarang jangan bahas iklannya tapi bahas sinetronnya saja. KPI seharusnya blokir sinetron-sinetron yang tidak mendidik. Agar tidak meracuni generasi muda. Peran orang tua juga tidak kalah penting, pengawasan, pemberian pesan moral oleh orang tua sendiri lah yang seharusnya dilakukan. Dampingi mereka saat nonton tv , pindahkan chenel jika chanel dirasa kurang mendidik. (red)

No comments:
Post a Comment