Hati-Hati Atas Pilihan Anda Jangan Sampai Anda Tertipu
Partai P*rindo, mengunjungi Pondok Pesantren Annihayyah yang berada di Dusun Krajan Desa Sukamerta-Rawamerta Kabupaten Karawang, Selasa 12/04-2016. Dalam kunjungan tersebut para ponggawa Partai Perindo, Adin L Denny Ketua Umum Rescue Partai Perindo Pusat yang mewakili Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo yang didampingi Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Karawang H. Asep Saepudin, serta Sekertaris DPD Partai Perindo Etin Rodian, H. Dana Supriatna yang sebagai Ketua Bidang Ekonomi DPD Partai Perindo, juga Ketua DPC Partai Perindo Kecamatan Rawamerta serta para aparat Desa, di sambut oleh Pimpinan Pondok Pesantren Annihayyah, KH. Tatang. Kunjungan yang merupakan ajang silaturahmi seluruh jajaran DPD Partai Perindo Karawang, sekaligus memberikan dana bantuan pembangunan lapangan futsal yang di Pondok Pesantren tersebut. dikutip dari website resminya.
Kembali ke topik judulnya "Hati-Hati Atas Pilihan Anda Jangan Sampai Anda Tertipu" Bukan bermaksud melecehkan pihak tertentu namun ini hanya untuk menyadarkan kita sebagai sesama muslim dan umat islam agar tidak salah memilih pemimpin. Jangan lihat buku dari Sampulnya, Sekali lagi gambar diatas memperlihatkan seseorang dengan peci dan surban yang dikalungkan dengan pakaian putih, terlihatseperti sosok seorang muslim bukan? namun taukah anda? sekali lagi kenali tokoh yang anda pilih jangan sampai di pemilu kelak anda salah memilih. Salah memilih pemimpin berarti salah memilih imam. Ya jika anda salah memilih maka anda secara tidak langsung telah ikut menghancurkan bangsa dan negara ini. Kelak anda juga akan dimintai pertanggung jawaban atas pilihan anda.
Imam Ibnu Jarir at-Thabari dlm Tafsir Jami' al-Bayan fi Ta'wil al-Qur'an: juz.14. Hal 191-193.
Makna ayat: "Sesungguhnya org musyrik itu najis". Riwayat dari Ibnu Abbas: mereka itu najis seperti babi dan anjing. Umar bin Abdul Aziz menulis: laranglah yahudi dan nasrani masuk ke masjid-masjid ummat Islam. Imam al-Hasan al-Basri: janganlah kamu bersalaman dengan mereka. Siapa yg bersalaman. Maka berwudhu'lah.
Nah dalam memilih pemimpin kita haruslah memilih pemimpin yang seiman (muslim) mengapa demikian? Karena sudah ditulis dalam Alqur'an
Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu).
QS. 'Ali `Imran [3] : 28
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,
QS. An-Nisa' [4] : 89
Berhati-hatilah dalam memilih pemimpin karena mereka ke depan akan mengatur hajat hidup orang banyak. Kita perlu melihat integritas calon dan track record mereka. Kami juga berharap kepada warga untuk tidak mudah terporovokasi oleh isu-isu SARA menjelang pemilihan. (red)

No comments:
Post a Comment