BBM Turun Namun Sopir Angkot Tolak Turunkan Tarif Angkutan 31 Maret 2016



BBM Turun Namun Sopir Angkot Tolak Turunkan Tarif Angkutan 31 Maret 2016

Harga bensin jenis premium dan solar turun Rp 500/liter Harga bensin dari Rp.6.500/ Liter  turun menjadi Rp 6.450/ liter dan Solar turun menjadi  Rp 5.150/ liter per 30/03/16. Harga baru dua jenis bensin ini diharapkan tak akan berubah dalam kurun waktu 6 bulan ke depan atau sampai September nanti


Rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta untuk menyesuaikan tarif angkutan perkotaan (angkot) di Ibu Kota mendapatkan tanggapan dari para sopir angkot.

Para sopir angkot  berkeberatan jika pemerintah menurunkan tarif angkot. Pasalnya, barang-barang lain tidak mengalami penurunan harga. Selain itu, biaya hidup di Ibu Kota juga terus mengalami kenaikan.

Agus (50) sopir angkot M09 jurusan Tanah Abang - Kebayoran Lama mengatakan sudah lama ia menjadi sopir angkot, tetapi dari pengalamannya menjadi sopir angkot, pria yang tinggal di Balaraja, Tangerang ini tidak pernah memiliki pengalaman ada tarif angkutan yang turun.

"Berapa puluh tahun saya jadi sopir, kalau harga BBM turun ngga pernah ada cerita tarif angkot turun, malah yang ada naik terus,"


Selama pihak Organda belum mengeluarkan peraturan tarif baru, maka dirinya berkeras akan menggunakan tarif lama, yakni Rp 4000 untuk jarak dekat dan Rp 6000 untuk jarak terjauh. dan tidak akan menurunkan tarif karena takut setoran kurang.

Agus yang mengenakan kaus hitam ini mengaku, saat ini kebutuhan sehari-hari juga naik. Karenanya, ia tidak rela jika pemerintah justru menurunkan tarif angkutan umum.

"Saya kan tinggalnya di Balaraja, pulangnya seminggu sekali, itu aja busnya dari Rp 7000 jadi Rp 13000, ngga turun walaupun BBM turun, dulu saya ngontrak Rp 300.000 masih boleh, sekarang saya pilih tidur di mobil aja dari pada ngontrak Rp 500.000," kata dia.

Baca Juga :  Harga Bensin Turun Lagi Hari ini 30 Maret 2016 

No comments:

Quote of the day: