Jarang Ditemui Pemuda Baik Seperti Ini
Saya naik taksi menuju pulang kerumah. Hari menunjukan pukul 7 malam.
Kendaraan merayap menyusuri jalanan yang mulai tergenang air. Ketika di
wilayah tomang sedang asyik membaca
berita lewat Tab, saya tersungkur kedepan jok karena taksi berhenti
mendadak. Kacamata saya sampai jatuh ketika itu. Taksi berhenti
bersamaan dengan suara keras. Ternyata taksi menabrak kendaraan di
depannya.
Seseorang keluar
dari kendaraan yang ditabrak itu. Dia anak muda. Tegap dengan wajah
nampak dinging. Tidak terkesan dia emosi. Saya bersegera keluar. Feeling
saya mengatakan bahwa anak muda ini akan memukul supir taksi. Apalagi
bagian belakang mobilnya rusak cukup parah. Dengan perasaan takut supir
taksi itu keluar dari kendaraan.Dia sadar dia salah. Supir taksi itu
kurus kerempeng dan tidak muda lagi. Nampak pucat dengan keadaan itu.
"Pak...maaf. Rem saya engga bisa pakem karena kanpasnya kena air." Kata supir taksi itu sambil menunduk pasrah.
" Bapak engga apa apa? " kata pemuda itu dengan tersenyum sambil memegang bahu supir taksi itu.
" Ya engga apa apa" sambil melirik ke arah kendaraan anak muda yang
rongsok di belakangnya dan juga melirik kendaraannya yang peyot
banbernya. 'Maafin saya. Saya memang salah" sambung supir taksi itu.
" Ya pak. Engga apa apa. Biasa di jalan. Kalau engga nabrak ya
ditabrak. Yang penting bapak engga apa apa. Saya kawatir bapak tabrak
mobil saya karena bapak kurang sehat. "kata pemuda itu.
Dia juga
mendekati saya." Bapak engga apa apa ?" katanya lembut. Saya mengangguk
tanpa bisa berkata kata karena terpesona akan kepribadian anak muda
itu.
Anak muda itu mengeluarkan uang dari dompetnya. "Pak ini
uang Rp. 1 juta untuk perbaiki kendaraan bapak. Kalau masih kurang,
hubungi saya" kata anak muda itu sambil menyerahkan kartu namanya kepada
supir taksi. Setelah itu anak muda itu kembali kedalam kendaraan
Lexusnya dan melaju.
Anak muda itu bukanlah orang miskin. Dia
tentu dari keluarga menengah atas. Empatinya terhadap kaum miskin bukan
hanya memberi tapi memaklumi kesalahan orang yang lemah dan bersabar
serta berkorban karena itu. Selalu saya katakan kepada putra putri saya,
kalau dijalan, bersabarlah dengan pengendara motor, supir angkot, supir
bajai, supir taksi. Walau kadang kelakuan mereka membuat kalian kesal,
itu tidaklah ada artinya dengan nikmat Allah yang kalian terima.
Kesemrawutan jalan adalah cobaan bagi Pemerintah untuk bekerja lebih
keras menata kota, cobaan bagi orang kaya untuk lebih berempati kepada
kaum miskin dengan banyak bersabar di jalan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
CCTV Bentuk Gantungan Baju Lagi Heboh fi Dunia Maya, Wanita Harap Lebih Waspada saat Ganti Baju di Mall. Baru baru ini pihak Bea dan Cu...
-
Harta yang Hilang Ferrari Dino 246 GTS keluaran 1974 nggak disangka mobil sport keren ini dulunya pada tahun 1978 ditemukan tak sen...
-
Sejatinya Orang Nu itu Seperti Ini Dulu, Gus Dur, mantan Ketua PBNU, disebut buta mata buta hati, Orang NU marah, yang lain diam, ada ...
-
Hati hati Modus Penipuan Baru (Narkoba) Bagi orang2 yg dirumah.... Kejadian di Kemang Pratama... Info dr tetangga sebelah di Bekasi Se...
-
Modus Penipuan Baru Target Pengusaha Hati-hati temen-teman semua. . . ada MODUS BARU lagi. .... Targetnya PENGUSAHA Ini Saya lagi ng...

No comments:
Post a Comment