Unit
Injeksi pada Mesin Injeksi Plastik.
Adapun bagian-bagian
dari Unit Injeksi berdasarkan skema tersebut adalah.
1. Hydrolic Motor
[Motor Hidrolik], untuk memutar Screw
2. Injection Cylinder
[Silinder Injeksi], untuk menggerakkan Screw maju dan mundur
3. Hopper, sebagai
wadah Material Plastik sebelum masuk ke Barrel. Beberapa aplikasi menempatkan
Hopper Dryer di atas Injection Unit ini.
4. Screw, berfungsi
sebagai Feeder untuk menyupai material dari arah belakang atau dari Hopper, dan
juga berfungsi sebagai pengaduk material plastik dalam keadaan cair sehingga
pencampuran warna lebih merata. Untuk Screw standard bawaan mesin kurang begitu
maksimal di dalam proses pencampuran warna, sehingga kita perlu Screw dengan
pesanan khusus, atau juga bisa ditambah alat mixing yang dipasang dibagian Hopper.
Lebih lanjut mengenai Screw akan dibahas terpisah.
5. Barrel [Tungku],
yang berfungsi memanaskan material plastik hingga mencair
6. Torpedo dan Check
Ring atau Check Valve, yang berfungsi membuka aliran material pada saat
Charging dan menutup aliran material plastik pada saat injeksi berlangsung
7. Heater Band,
pemanas elektrik dengan bentuk sabuk
8. Cylinder Head
[Kepala Silinder], penghubung antara Nozle dan Barrel
9. Nozle
10. Carriage
[Pembawa], sebagai dudukan unit injeksi dan juga ia sendiri duduk pada rel
slider
11. Injection Unit
Cylinder [Silinder Unit Injeksi], berfungsi menekan Nozle kepada Sprue Bush
dari cetakan terpasang
12. Pressure Switch 2
[Saklar bertekanan bagian 2], aktif pada tekanan minimal 100 kg/cm² sebagai
konfirmasi untuk melakukan proses injeksi dan juga untuk memastikan material
plastik tidak akan bocor pada saat proses injeksi berlangsung.

No comments:
Post a Comment